Pengantar GUI
Berbicara GUI Builder Java kita akan menemukan dua
komponen penting yang dijadikan sebagai landasan pemrograman
GUI, yang pertama adalah komponen Abstract Windowing Toolkit
(AWT) dan javax swing. Pustaka AWT adalah pustaka yang
digunakan lebih awal jika dibandingkan dengan javax swing. Artinya
adalah javax swing adalah pustaka untuk memperbaiki kelemahankelemahan dan memperkaya pustaka komponen AWT. Maka tidak
mengherankan jika ada sebagian komponen-komponen turunan
javax swing memiliki kesamaan class dan penamaan komponen
AWT. Sebelum kita membicarakan kedua pustaka ini, ada baiknya
kita mengenal Java Foundation Class yang merupakan sekumpulan
class yang digunakan sebagai fondasi dalam membangun
pemrograman berbasis GUI di java.
- GUI (Graphical User Interface),Memungkinkan user untuk berinteraksi dengan computer secara lebih baik.
- Pengguna berinteraksi dengan berbagai elemen grafis,diantaranya : button, dialog box, menu,dsb.
- Sejak 1994 Sun Microsystem berupaya untuk membuat JAVA memiliki perangkat bergaya desktop dengan Toolkit JAVA yang dikenal sebagai AWT( Abstract Windowing Toolkit)
- Tahun 1997,muncul JFC( Java Foundation Class) untuk kepentingan pembuatan aplikasi Window yang merupakan pengembangan dari AWT.
- JFC mempunyai kode swing yang terdapat pada package yang disediakan pada JAVA SDK versi 1.2 keatas (JAVA2)
Java Foundation Class
AWT
Abstract
Windowing Toolkit (AWT) adalah pustaka windowing yang ditujukan untuk
menyediakan kelas untuk membuat pemrograman GUI di java. AWT memiliki kemampuan
untuk membuat window, menggambar, dan komponen-komponen lain yang mendukung
pemrograman GUI seperti: button, scrollbar, checkbox, textfield, label, dll.
AWT merupakan versi awal dari pemrograman GUI di java, seperti dijelaskan
sebelumnya bahwa paket javax swing ditujukan untuk melengkapi pustaka serta
menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada pada AWT.
IDE netbeans sudah menyediakan bentuk visual
AWT yang dapat kita lihat dan gunakan secara langsung dalam ruang kerja (frame)
kita. Untuk lebih mengenal komponen visual java AWT, ada baiknya kita buat
secara manual penggunaan beberapa komponen AWT-nya. Sehingga kita dapat
memahami struktur dan fungsi penggunaan java AWT.
SWING pada Pemrograman Java
Java Swing adalah library java yang digunkan untuk menciptakan Grafik User Interface (GUI). Dengan Java Swing kita dapat membuat user interface yang cross platform atau OS independent. Artinya user interface yang kita buat dapat dijalankan pada system operasi apa saja (OS yang suport Java) dengan tampilan yang relative sama. Bahkan kita dapat membuat user interface yang menyerupai Windows XP, Mac OS atau Linux tanpa tergantung dari OS yang kita gunakan.
Kelebihan Java SWING yaitu :
- Di bundle di dalam Java Development Kit
- Netral terhadap semua sistem operasi
- Mudah untuk dikembangkan
Komponen Dasar SWING yaitu:
Top-level Container => merupakan container dasar di mana komponen lainnya diletakan. Contoh Top-level container ini adalah Frame, Dialog dan Applet yang diimplementasi dalam class JFrame, Jdialog, dan JApplet
Intermediate Container => merupakan komponen perantara di mana komponen lainnya akan diletakan. Salah satu contoh container ini adalah class JPanel
Atomic Component => merupakan komponen yang memiliki fungsi spesifik dan biasanya user berinteraksi langsung dengan komponen jenis ini. Contohnya adalah JButton, JLabel, JTextField, dan JTextArea
Layout Manager => berfungsi untuk mengatur bagaimana posisi dari komponen – komponen yang diletakan pada container. Secara default terdapat 5 macam layout yaitu berupa class BorderLayout, BoxLayout, FlowLayout, GridBagLayout, dan GridLayout
Event Handling => untuk menangani event yang dilakukan oleh user misalnya menekan tombol, mengkilik mouse dan lain – lain
Kelebihan Java SWING yaitu :
- Di bundle di dalam Java Development Kit
- Netral terhadap semua sistem operasi
- Mudah untuk dikembangkan
Komponen Dasar SWING yaitu:
Top-level Container => merupakan container dasar di mana komponen lainnya diletakan. Contoh Top-level container ini adalah Frame, Dialog dan Applet yang diimplementasi dalam class JFrame, Jdialog, dan JApplet
Intermediate Container => merupakan komponen perantara di mana komponen lainnya akan diletakan. Salah satu contoh container ini adalah class JPanel
Atomic Component => merupakan komponen yang memiliki fungsi spesifik dan biasanya user berinteraksi langsung dengan komponen jenis ini. Contohnya adalah JButton, JLabel, JTextField, dan JTextArea
Layout Manager => berfungsi untuk mengatur bagaimana posisi dari komponen – komponen yang diletakan pada container. Secara default terdapat 5 macam layout yaitu berupa class BorderLayout, BoxLayout, FlowLayout, GridBagLayout, dan GridLayout
Event Handling => untuk menangani event yang dilakukan oleh user misalnya menekan tombol, mengkilik mouse dan lain – lain
http://kikysiebeo.blogspot.com/p/swing-pada-pemrograman-java_11.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar